Welcome to Edy's blog

Categories

About Yui (2) Fotografi (2) Kisah Inspiratif (2) Kuliner (1) Kuliner Solo (1) Makalah Pertanianku (3) Poem (5) SainsTek (9) Serba Serbi (9) Tips dan Trik (18)
Showing posts with label Kisah Inspiratif. Show all posts
Showing posts with label Kisah Inspiratif. Show all posts

Bahagia Itu Saat Ini,, Disini!!!

Posted by Ditya on Thursday, March 10, 2011
Labels: | 0 comments

Seorang pria yang sangat humoris, suatu ketika divonis oleh dokter bahwa dia menderita penyakit kronis dan hidupnya tak lama lagi. Sulit bagi dokter untuk memberitahu pria itu tentang apa yang sebenarnya terjadi. Namun setelah diberi tahu, ternyata reaksi pria itu sungguh diluar dugaan. Setelah sempat terdiam beberapa detik, kemudian dia tertawa.
Dokter dan perawat sempat mengira pria itu terguncang jiwanya mendengar kabar tersebut dan membuat dia menjadi kurang waras. Tapi kemudian pria itu berkata, "Kanker otak, ya? wooww...itu bukan penyakit sembarangan, dan jarang - jarang ada yang kena..haha". Tak hanya itu, ia bahkan dengan enteng menceritakan tentang penyakinya itu ke pasien lain. Seolah penyakitnya itu hanyalah satu episode lucu dalam hidupnya.
Empat bulan kemudian, kondisinya semakin memburuk. Dia tak mampu lagi melakukan aktivitas seperti biasanya. Dia terbaring lemah di tempat tidur, tapi matanya masih menunjukkan keceriaan. Dokter mengunjunginya, dan dengan berat mengatakan bahwa hidupnya mungkin tak lama lagi. Pria itu meminta sang dokter mendekat ke arahnya dan dia pun membisikkan sesuatu kepada sang dokter. Dokter itu tampak terkejut, namun dokter itu menuruti permintaan pria tersebut. Dua bulan kemudian, pria tersebut meninggal dunia.
Bertahun-tahun kemudian, sang dokter masih sering datang ke kamar bekas pasiennya itu untuk mengenangnya. Seorang suster yang belum lama bekerja di RS tersebut bertanya mengapa mantan pasien itu begitu spesial buat sang dokter. "Pria itu luar biasa. Dia menerima vonisnya dengan ketegaran yang menakjubkan, dan dia tak pernah lelah membagi tawa dan kebahagiaan kepada semua orang di RS ini. Sebelum meninggal, dia berpesan bahwa dia ingin difoto sambil tersenyum," kata dokter itu.
Foto pria itu dipasang di lobi RS sehingga siapapun yang melihatnya akan terinspirasi oleh keceriaan yang terpancar dari wajahnya. Penyakit tak bisa mengalahkannya. Dia tetap bahagia, tak peduli bagaimana pun kondisinya.

Kamu tak perlu menunggu jadi kaya, terkenal, atau mungkin sembuh dari penyakit kronis untuk bahagia. Karena bahagia itu sangat sederhana. Kunci kebahagiaan adalah bersyukur atas apapun yang terjadi dalam hidup. Orang kaya tidak pernah merasa puas dengan apa yang telah mereka dapat, cenderung rak pernah merasa bahagia. Sementara orang miskin yang terbiasa bersyukur atas anugerah-anugerah kecil yang mereka terima setiap hari, cenderung akan lebih sering merasakan bahagia.

Kisah Manusia dan 3 Ekor Binatang

Posted by Ditya on Sunday, December 19, 2010
Labels: | 0 comments

Alkisah Tuhan menciptakan manusia dengan jatah umur 20 th. Tapi, usia binatang rata-rata 40 th. Itu karena Tuhan ingin manusia bahagia saja sepenuhnya dan tidak usah merasakan pahitnya dunia terlalu lama. Manusia ini pun diletakkan Tuhan di dekat-Nya.
Ternyata beberapa binatang merasa iri dan ingin seperti manusia. Datanglah sapi,"Tuhan terlalu lama 40 th bagiku, kukembalikan 20 th". Mendengar itu, manusia yang merasakan kebahagiaan, ingin memperpanjang kebahagiaannya. Maka dimintanya 20 th dari sapi untuk dirinya. Tuhan mengabulkan.
Lalu datanglah anjing. Dia juga mengembalikan yang 20 th, sekali lagi manusia memintanya. Terakhir datanglah monyet, dia juga mengembalikan 20 th umurnya, dan sekali lagi manusia memintanya.
Maka jadilah yg diminta manusia itu:
20 th pertama hidup sebagai manusia, berbahagia, tidak banyak mengalami masalah.
20 th kedua hiduplah manusia itu seperti sapi: bangun pagi pulang malam, kerja keras, banting tulang. Hidup seperti 7P: Pergi Pagi Pulang Petang Penghasilan Pas-Pasan.
20 th ketiga jadilah dia seperti anjing: anak-anaknya beranjak dewasa dan memiliki keluarga sendiri. Dia memasuki masa pensiun, dan aktivitasnya sehari-hari adalah menjaga cucu, menjaga kekayaan, menjaga rumah dan properti, persis seperti anjing penjaga.
20 th keempat jadilah dia seperti monyet: mulai renta, tidak banyak lagi beraktivitas, mulai berkurang pendengaran dan penglihatan, sering menjadi bahan tertawaan cucu-cucunya.

Sebenarnya bukan masalah berapa panjang umur kita. Yang paling penting adalah bagaimana memberi makna setiap hari dalam hidup kita.